Minggu, 05 Mei 2013

Sastra dan Hubungannya


Sastra dan psikologi
Istilah “psikologi sastra” mempunyai empat kemungkinan pengertian yang pertama adalah studi psikolog pengarang sebagai tipe atau sebagai pribadi, yang kedua adalah studi proses kreatif, yang ketiga studi tipe dan hukum-hukum psikologi yang diterapkan pada karya sastra, yang keempat mempelajari dampak sastra pada pembaca (psikologi pembaca).

Sastra dan masyarakat
Sastra menyajikan kehidupan dan kehidupan sebagian besar terdiri dari kenyataan sosial, walaupun karya sastra juga meniru alam dan dunia subjektif manusia, penyair adalah warga masyarakat yang memiliki status khusus.

Sastra dan pemikiran
Sastra sering dilihat sebagai suatu bentuk filsafat atau sebagai pemikiran yang terbungkus dalam bentuk khusus, jadi sastra dianalisis untuk mengungkapkan pemikiran-pemikiran hebat.

Sastra dan seni
hubungan sastra dan seni rupa dan seni musik sangat beragam dan rumit, kadang-kadang puisi mendapat inspirasi dari lukisan, patung, atau musik. Karya seni seperti halnya benda dan manusia sering menjadi tema dan objek puisi.

*      Wellek, Rene dan Austin Warren. 1989. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.


Teori Sastra


Teori Sastra
Pengertian Teori Sastra
Teori adalah suatu sistem ilmiah atau pengetahuan sistematik yang menetapkan pola pengaturan hubungan antara gejala-gejala yang diamati.
Satra adalah suatu kegiatan kreatif, sedangkan teori sastra, kritik sastra, dan sejarah sastra merupakan cabang ilmu sastra.
Teori sastra adalah studi prinsip, kategori, kriteria yang dapat diacu dan dijadikan titik tolak dalam telaah dibidang sastra.